Blog Details

Dampak Sertifikasi ISO ke Bidang Marketing

3 Menit Membaca–

Standar ISO 9001 adalah perangkat aturan yang dibuat oleh International Organization for Standarization, berisi persyaratan untuk sistem manajemen mutu yang membantu perusahaan atau organisasi agar lebih efisien dan dapat meningkatkan kepuasan konsumen.

Standar ini digunakan untuk memastikan bahwa perusahaan telah melakukan pengawasan dan penjaminan pada semua kegiatan operasinya yang akan mempengaruhi mutu kualitas produk baik jasa atau barang.

Baca juga :

 

Mutu yang baik lewat penerapan ISO 9001  menjadi langkah tepat bagi perusahaan untuk memenangkan persaingan. Kualitas produk yang bermutu pada akhirnya juga berdampak naiknya nilai marketing atau pemasaran perusahaan Anda.

Tulisan di bawah ini akan menjelaskan bagaimana dampak ISO 9001 terhadap bidang marketing.

Apa Itu ISO 9001?

 

Apa Itu ISO 9001?

ISO 9001 adalah standar internasional tentang sistem manajemen mutu (SMM). Sistem manajemen mengarahkan organisasi untuk mengelola proses, atau aktivitas, sehingga produk atau jasa memenuhi tujuan yang telah ditetapkan, seperti memenuhi persyaratan kualitas pelanggan, sesuai dengan peraturan, atau tujuan perusahaan, dan memenuhi sasaran mutu.

Sistem manajemen mutu ini juga bertujuan untuk meyakinkan konsumen bahwa produk yang dihasilkan perusahaan mampu memenuhi persyaratan dari pembeli. Lewat sistem ini perusahaan memiliki cara untuk mengendalikan kegiatan-kegiatan yang saling berhubungan (baik langsung maupun tidak langsung) untuk mencapai hasil yang diinginkan.

Perusahaan yang menjalankan sistem manajemen mutu cenderung menunjukkan sifat sebagai berikut:

  1. Adanya suatu filosofi bahwa mencegah lebih baik daripada mendeteksi, koreksi, dan hasilnya.
  2. Komunikasi yang konsisten di dalam proses dan antara produksi, pemasok, dan pembeli.
  3. Pemeliharaan dokumen-dokumen yang cermat dan pengendaliannya kritis secara efisien.
  4. Kesadaran mutu dari semua karyawan.
  5. Kepercayaan manajemen yang sangat tinggi.

Standar ISO 9001 ini memberikan sistem yang mengarahkan perusahaan memiliki pedoman operasional terbaik demi menghasilkan kualitas yang terbaik pula.

Dalam pelaksanaan sistemnya, SMM ISO 9001 memiliki 8 prinsip utama yaitu: 

  1. Fokus pada pelanggan
  2. Kepemimpinan
  3. Keterlibatan personel
  4. Pendekatan proses
  5. Pendekatan sistem untuk pengelolaan
  6. Perbaikan terus menerus
  7. Pendekatan pengambilan keputusan berdasarkan fakta
  8. Hubungan saling menguntungkan dengan pemasok

Apa Itu Marketing?

 

Apa Itu Marketing?

Marketing atau pemasaran adalah suatu sistem kegiatan bisnis yang dirancang sebagai perencana, penentu harga, promosi dan distribusi produk yang dibuat untuk masyarakat luas dan guna memenuhi permintaan pasar.

Kegiatan marketing contohnya menentukan harga, menempatkan atau mendistribusikan, dan menyusun rencana promosi produk dan layanan yang memenuhi kebutuhan dan keinginan target pelanggan/pasar untuk mencapai tujuan bisnis.

Marketing juga meliputi segala hal yang dilakukan oleh sebuah perusahaan untuk meningkatkan ketertarikan konsumen terhadap barang maupun jasa yang ditawarkan dan dijual di pasaran.

Dampak ISO 9001 Terhadap Bidang Marketing

 

Dampak ISO 9001 Terhadap Bidang Marketing

Penerapan ISO 9001 bisa memberikan pengaruh baik terhadap bidang marketing, diantaranya:

  1. Mutu Produk yang Memuaskan Konsumen
    Penerapan sistem Manajemen Mutu ISO 9001 dapat membantu manajemen perusahaan agar lebih terstruktur dan menghasilkan mutu produk yang dapat memuaskan kebutuhan konsumen.

    Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, pada prakteknya perusahaan harus sepenuhnya menjalankan sistem ini secara menyeluruh, sehingga menghasilkan perubahan yang signifikan pada sistem pemasaran perusahaan.

    Pada intinya penerapan ISO 9001 bertujuan untuk mengatur mutu produk. Selanjutnya dengan terjaganya mutu produk maka akan meningkatkan nilai marketing. Alasannya karena adanya jaminan mutu produk yang konsisten melalui proses yang terstruktur dan terstandarisasi dari penerapan ISO 9001.

  1. Menjaga Konsistensi Perusahaan
    Kinerja manajemen pemasaran perusahaan juga mampu menjaga konsistensi perusahaan dalam menghasilkan produk atau jasa yang sesuai dengan persyaratan konsumen dan mitra usaha.
  1. Meningkatkan Citra Perusahaan
    Setelah perusahaan memiliki sertifikat ISO 9001 daya saing perusahaan bisa menjadi meningkat dan citra perusahaan menjadi lebih baik. Penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 di perusahaan lebih menyeluruh dapat membawa pengaruh-pengaruh yang positif untuk kegiatan bisnis perusahaan.
  1. Menjaga Kepercayaan Mitra
    Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 berguna untuk usaha perbaikan sistem manajemen, seperti prinsip fokus pelanggan, prinsip improvement (perbaikan), dan prinsip manajemen hubungan.

    Penerapan prinsip-prinsip tersebut membantu perusahaan untuk selalu memahami bagaimana kriteria dan permintaan dari mitra usahanya yang tidak lain adalah tugas utama dari manajemen pemasaran.

  1. Mendapat Nilai Tambah
    Penerapan standar ini membuat perusahaan mampu membentuk standar yang tepat yang digunakan sebagai dasar perusahaan untuk menghasilkan produk yang dapat memberikan kepuasan dan memenuhi ekspektasi pengguna jasanya.

    Ketika harapannya dapat dipenuhi, perusahaan tentu akan mendapatkan nilai tambah dan kepercayaan dari mitranya. Kepercayaan ini sebisa mungkin dijaga oleh perusahaan dengan selalu melakukan perbaikan-perbaikan manajemennya agar output yang dihasilkan selalu memenuhi standar.

Saran Dalam Penerapan ISO

 

Saran Dalam Penerapan ISO 9001

Sebaiknya manajemen puncak (top management) perusahaan meningkatkan komitmen dan pemahamannya terhadap penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001. Setelah dipahami secara matang, perusahaan harus membuat prosedur terperinci mengenai sistem manajemen baru yang telah mengadaptasi ISO 9001.

 

Selanjutnya, sosialisasi yang lebih mendalam perlu diberikan pada semua pihak yang terlibat dalam kegiatan bisnis perusahaan bahwa saat ini perusahaan telah menggunakan sistem manajemen yang berbasis ISO 9001 dan memberikan tindakan tegas sehingga mengharuskan karyawannya mengikuti prosedur-prosedur tersebut.

Baca juga :

Leave a Reply

Subscribe our newsletter

Open chat
Hallo,
Silahkan tinggalkan pesan Anda disini.