Blog Details

Apa Itu Manajemen Fasilitas?

5/5 - (14 votes)

7 Menit Membaca–

Suatu gedung yang menjadi fasilitas kegiatan perusahaan dan organisasi penting untuk dikelola dengan baik mulai dari perencanaan desain, struktur bangunan hingga pemeliharaannya. Kekurangan pada gedung, misalnya konstruksi bangunan yang sangat lemah dapat membahayakan orang yang berada di dalam dan sekitar bangunan.

Selain itu, penyebab kerusakan bangunan lainnya bisa jadi desain yang dibuat sudah baik namun bermasalah dan terjadi penyimpangan saat eksekusi pembangunannya. Penyebab lainnya misal terdapat genangan air di bagian atas bangunan dan merembes di dinding bangunan karena tidak ada pembuangan air dari atas bangunan. Hal ini tentu menjadi masalah bagi desain struktur bangunan.

Banyaknya potensi masalah pada bangunan itu akan bisa menjadi masalah suatu waktu seperti rubuhnya bangunan, sehingga membahayakan bagi orang yang ada di sana dan sekitar bangunan.

Dengan banyaknya permasalahan tersebut, maka pengelolaan fasilitas menjadi hal yang sangat penting untuk menjamin kenyamanan, keamanan, keselamatan dan kesehatan orang yang beraktivitas di lingkungan fasilitas tersebut.

Untuk itu, Anda perlu mengetahui lebih lanjut tentang Facility Management atau Manajemen Fasilitas, yaitu:

Apa itu Manajemen Fasilitas?

Apa itu Manajemen Fasilitas?

Manajemen Fasilitas adalah alat atau layanan yang mendukung fungsi organisasi yang mengintegrasikan sumber daya manusia (SDM), tempat, dan proses dalam lingkungan yang dibangun dengan tujuan meningkatkan kualitas hidup orang dan produktivitas inti bisnis.

Manajemen Fasilitas membantu memastikan fungsionalitas, kenyamanan, keamanan, keberlanjutan bangunan dan efisiensi bangunan dan lahan, infrastruktur, dan real estat.

Baca juga : ISO 41001 ‚Äď Standar Sistem Manajemen Fasilitas baru saja diterbitkan !

ISO 41001 merupakan sistem manajemen pengelolaan fasilitas. Istilah Manajemen Fasilitas sudah digunakan sejak tahun 1950 an, namun didefinisikan oleh ISO International Standardization Organization, dan baru valid menjadi bagian seri ISO 41000 sejak tahun 2018.

Berdasarkan definisi di atas, Manajemen Fasilitas memiliki sejumlah unsur, yaitu:

  1. Fungsi Organisasi
    Manajemen Fasilitas adalah sebuah fungsi, tugas, atau serangkaian kegiatan yang harus dilakukan agar suatu organisasi dapat memenuhi tujuannya.Manajemen Fasilitas juga dapat dipahami sebagai bidang keahlian, disiplin, profesi, bidang studi, sektor ekonomi, dan lain-lain, namun yang pertama dan paling utama adalah fungsi dari suatu atau banyak organisasi.
  1. Integrasi SDM, Tempat, dan Proses
    Elemen SDM, tempat, dan proses berintegrasi menjadi inti dari fungsi manajemen fasilitas dalam suatu organisasi. Bukan manajemen tunggal dari salah satu elemen ini, bukan pula integrasi dari keduanya, hanya integrasi atau manajemen integratif dari ketiganya yang merupakan manajemen fasilitas.Manajemen Fasilitas, menurut ISO 41001, adalah sistem manajemen yang harus dilakukan sebagaimana mestinya.
  1. Lingkungan Manajemen Fasilitas
    Manajemen Fasilitas hanya berlaku dalam situasi di mana organisasi membutuhkan atau menggunakan lingkungan buatan.Manajemen Fasilitas tidak berlaku ketika orang melakukan proses di alam, seperti bermain game di hutan atau mendaki gunung.Lingkungan yang dibangun adalah kumpulan bangunan, seperti instalasi mekanik dan listrik, lingkungan kerja eksternal (area terbuka/taman, jalan, pagar, gerbang), infrastruktur (fasilitas dan peralatan) dan lingkungan kerja lainnya dalam suatu area.

 

Tujuan Manajemen Fasilitas

Manajemen Fasilitas memiliki tujuan yang harus dipenuhi sebagai fungsi organisasinya berdasarkan definisi di atas, ada dua tujuan yang harus dipenuhi oleh organisasi dalam menjalankan manajemen fasilitas, yaitu:

  • Meningkatkan Kualitas Hidup
    Tujuan pertama dari Manajemen Fasilitas adalah meningkatkan kualitas hidup orang. Kualitas hidup adalah peningkatan berkelanjutan untuk memenuhi persyaratan kesehatan dan keselamatan orang yang bekerja dan tinggal di lingkungan yang dibangun
  • Meningkatkan Produktivitas Bisnis Inti
    Tujuan kedua, produktivitas biasanya didefinisikan sebagai rasio keluaran terhadap masukkan, yang diterapkan di sini untuk bisnis inti. Bisnis inti ini tidak harus menjadi jenis ekonomi pasar dari penciptaan produk atau layanan, dengan demikian organisasi bisa menjadi organisasi nirlaba atau administrasi publik.

Bisnis inti merupakan kegiatan utama yang dilakukan pada suatu organisasi seperti komersial, layanan bisnis, layanan medis, layanan pendidikan, pabrik makanan, pabrik produk, hotel, apartemen, pusat perbelanjaan, dan lain sebagainya.

Ruang Lingkup Manajemen Fasilitas

Ruang Lingkup Manajemen Fasilitas

Manajemen Fasilitas memiliki ruang lingkup yang dikelolanya. Pengelolaan Manajemen Fasilitas tersebut meliputi:

  1. Manajemen sewa, termasuk administrasi sewa dan akuntansi
  2. Perencanaan dan manajemen proyek modal
  3. Pemeliharaan dan operasi
  4. Manajemen energi
  5. Hunian dan manajemen ruang 
  6. Karyawan dan pengalaman penyewa
  7. Manajemen darurat dan keberlangsungan bisnis
  8. Manajemen real estat

Selain ruang lingkup yang dikelola, juga terdapat jenis manajemen fasilitas. Ada dua area dasar manajemen fasilitas, yaitu:

  1. Manajemen Fasilitas Keras (Hard FM)
    Hard Facility Management berurusan dengan aset fisik seperti pipa ledeng, kabel, elevator, serta pemanas dan pendingin.
  1. Manajemen Fasilitas Lunak (Soft FM).
    Soft Facility Management  berfokus pada tugas-tugas yang dilakukan oleh orang-orang seperti layanan kustodian, akuntansi sewa, catering, keamanan, dan pemeliharaan lahan.

 

Sementara itu, ruang lingkup pengelolaan fasilitas berdasarkan ISO 41001 antara lain mulai dari kegiatan pengadaan, penyimpanan, penggunaan, pengaturan, penyaluran, inventarisasi, pemeliharaan, rehabilitasi dan pemusnahan. Termasuk dibahas juga bagaimana pengelolaan tersebut dilakukan bila harus dikerjakan oleh pihak eksternal.

Apa Pentingnya Manajemen Fasilitas?

Apa Pentingnya Manajemen Fasilitas?

Manajemen Fasilitas penting agar orang dapat melakukan pekerjaan terbaik mereka dan merasa terlibat dalam lingkungan mereka. Semua orang yang terlibat harus berada di gedung yang aman, ramah, dan efisien.

Manajemen Fasilitas memiliki peran dalam semua hal yang mengelilingi orang-orang di fasilitas dan di lapangan. Tempat mereka bekerja, bermain, belajar, dan tinggal harus nyaman, produktif, dan berkelanjutan.

Keunggulan Manajemen Fasilitas yaitu akan berkontribusi pada laba organisasi. Kemudian berdampak pada nilai properti, bangunan, dan peralatan jangka pendek dan jangka panjang.

Upaya perusahaan dapat menjadi sangat penting untuk:

  1. Optimalisasi ruangan
  2. Memandu modal proyek
  3. Manajemen dan pemeliharaan energi
  4. Akuntansi sewa
  5. Pengalaman di tempat kerja
  6. Tujuan Manajemen Fasilitas

Manajemen Fasilitas merupakan sistem pengelolaan terhadap fasilitas yang mengintegrasikan orang, tempat dan proses dalam lingkungan yang dibangun dengan tujuan, diantaranya yaitu:

  1. Mengelola fasilitas, diantaranya meliputi aset fisik seperti lingkungan kerja lingkungan kerja yang dibangun, bangunan, infrastruktur, dan lainnya.
  2. Perlindungan langsung terhadap fasilitas melalui kualitas layanan pemeliharaan yang baik
  3. Memastikan fasilitas atau properti berada dalam kondisi baik dan siap memberikan pelayanan terhadap pelanggan atau pengguna.
  4. Menghindari kegagalan fasilitas yang dapat menyebabkan kerusakan pada properti dan kerugian jiwa.
  5. Mengurangi downtime fasilitas dan memperpanjang usia penggunaan fasilitas

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed

Subscribe our newsletter

Open chat
Hallo,
Silahkan tinggalkan pesan Anda disini.